Komisi 3 DPRD RI Komentari Penahan Ahok

Komisi 3 DPRD RI Komentari Penahan Ahok – Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa menyampaikan putusan majelis hakim pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjukkan kalau di Indonesia masih tetap ada keadilan hukum. Dia menginginkan hakim di tingkat banding bakal menggerakkan tugasnya lebih adil.

” Simpel untuk saya nyatanya masih tetap ada keadilan hukum di republik ini, ” tutur Desmond waktu dihubungi, Selasa (9/5/2017).

Berkaitan putusan yang melebihi tuntutan jaksa, Desmon berasumsi itu hal yang benar. Menurut dia dalam beberapa etika hukum, vonis 2 th. yaitu keadilan yang bukanlah sembarangan.

” Bila jaksa itu (menuntut lebih rendah) dia yaitu pembelanya Ahok, itu jaksa politik. Bila demikian akan tidak ada keadilan di republik ini. Pendemo ini mencari keadilan, menanti ketentuan yang adil. Ini yaitu ketentuan rasa keadilan orang-orang, ” papar Desmond.

Desmond mengharapkan hakim di tingkat banding bakal berlaku lebih adil. Tentang pencopotan Ahok dari jabatan Gubernur DKI Jakarta itu adalah konsekwensi yang perlu diterimanya.

” Harapannya hakim di tingkat banding lebih waras lagi daripada hakim pengadilan negeri saat ini. Bila dicopot itu yaitu konsekwensinya, ” kata Desmond yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra

” Namun kan ini tidaklah terlalu menyakitkan karna dia kalah dalam pilkada. Jauh bakal merasa menyakitkan bila dia menang tempo hari, ” tutup Desmond.

Dalam sidang putusan di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), majelis hakim menyebutkan Ahok dapat dibuktikan bersalah lakukan penodaan agama karna pernyataan masalah Surat Al-Maidah 51 waktu bertandang ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ahok juga dihukum pidana penjara sepanjang 2 th..